CONTOH LAPORAN PRAKTIKUM KEWIRAUSAHAAN MANUFAKTUR

PRAKTIKUM KEWIRAUSAHAAN I (MANUFAKTUR)
“SHELIFA BAG”


LAPORAN PRAKTIKUM KEWIRAUSAHAAN
Disusun Oleh Kelompok 13: 
Agus Tarmo Kusuma (210716120)
Sriyatin (210716121)
Nur Afriyanti (210716069)
Putri Maghfi (210716013)

Dosen Pengampu:
Yulia Anggraini, MM.

JURUSAN EKONOMI SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
IAIN PONOROGO
2018

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PRAKTIKUM
Nama daan Jenis Usaha      : Shelifa Bag
Tempat dan Waktu Pelaksanaan :Ponorogo, 24 September s/d 30 September 2018 
Anggota Tim      : Agus Tarmo Kusuma
Putri Maghfi
Nur Afriyanti
Sriyatin

Laporan Praktikum tahap 1 ini telah diteliti dan disahkan oleh dosen pembimbing.

Ponorogo, 01 Oktober 2018

Mengesahkan:







Mengetahui,






KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan atas kehadiran Allah SWT, karena atas pertolongan-Nyalah kami dapat menyelesaikan tugas praktikum kewirausahaan I (Jasa) ini dengan lancar. Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya hingga pada umatnya sampai akhir zaman.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan laporan ini, terkhusus kepada:
Kepada ibu Yulia Anggraini, MM. Selaku dosen pembimbing lapangan.
Kepada Bapak Ahmad Rendi dan Ibu Sulastri selaku pemilik “Shelifa Bag”
Dan seluruh teman-teman yang membantu hinggaa laporan praktikum ini dapat selesai.
Mudah-mudahan laporan yang telah kami susun ini bisa dengan mudah dipahami oleh siapapun yang membacanya.Sebelumnya kami meminta maaf bilamana terdapat kesalahan kata atau kalimat yang kurang berkenan.Serta tak lupa kami berharap adanya masukan serta kritikan yang membangun dari Anda demi terciptanya laporan yang lebih baik lagi.


Ponorogo, 01 Oktober 2018


Penyusun



DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN 1
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
BAB I  : PENDAHULUAN
Latar Belakang 4
Tujuan 5
Manfaat 5
BAB II : PEMBAHASAN
Alamat Lengkap 6
Sejarah Berdirinya Usaha 6
Susunan Personalia 7
Job Deskripsi 7
Portofolio Usaha (Produk) 8
Mekanisme Produksi 8
Strategi Pemasaran 11
Laporan Keuangan 13
BAB III : ANALISIS USAHA
Analisis Kelayakan Bisnis 14
Analisis SWOT 19
BAB IV : PENUTUP 22
LAMPIRAN
Foto  26
Absen harian
Catatan kegiatan harian




BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Di era modern ini banyak terjadi perkembangan dalam bidang Kewirausahaan, di antaranya adalah usaha manufacture. Usaha manufacture yaitu usaha yang kegiataannya memproduksi produk berwujud (barang), dengan tujuan menmperoleh laba atau keuntungan. Usaha Manufacture merupakan usaha yang memberikan pelayanan berupa pembuatan produk sesuai pesanan konsumen atau kegiatan utama berupa pemenuhan kebutuhan dan keinginan masyarakat sebagai konsumen. Salah satu di antaranya adalah usaha pembuatan tas Perempuan yang melayani pemesanan berbagai macam bentuk dan motif dari kosumen dalam jumlah banayak maupun sedikit untuk kepentingan tertentu.
Atas dasar tersebut praktikum kewirausahaan manufakture ini dilaksanakan agar mahasiswa mengetahui mengenai mekanisme produksi, produk-produkyang dihasilkan dalam suatu usaha, pembagian kerja, sstrategi pemasaran dan lain-lain. Dengan melaksanakan praktikum ini diharapkan kita dapat lebih memahami dan mengerti segala kegiatan yaang dilakukan selama praktikum berlangsung dan dapat memahami hasil yang diperoleh dalam praktikum ini.
Dari hal tersebut, kelompok kami memilih tempat praktikum yaitu “Shelifa Bag”. Latar belakang kami memilih tempat usaha tersebut agar kami mampu mengetahui tentang dunia bisnis, mampu berfikir kreatif dan inovatif dalam menciptakan produk yang diminati serta yang di pesan, mengetahui tahapan-tahapan pembuatan produk tersebut dengan baik dan tidak mengecewakan 




Tujuan
Untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktikum Kewirausahaan
Menambah pengetahuan mahasiswa tentang dunia bisnis
Mampu membuat mahasiswa berfikir kreatif dan inovatif
Menumbuhkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya ilmu kewirausahaan dalam memulai dan mengembangkan suatu usaha

Manfaat
Manfaat dari praktikum ini diharapkan mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk dikembangkan lagi dalam perkuliahan dan dapat bermanfaat sebagai bekal untuk memulai suatu usaha.

















BAB II
PEMBAHASAN
Alamat Lengkap
Nama Usaha : Sheliffa Bag
Alamat : Jl Krajan Sedarat Balong Ponorogo RT 03/RW 01
No. Hp : +62 812-1616-5361
Jenis Usaha : Bidang Manufaktur

Sejarah Berdirinya Usaha
Sheliffa bag berdiri pada sekitar bulan November dan Desember tahun 2015 yang didirikan oleh bapak Ahmad Rendi dan ibu Sulastri. Awal mula membuka usaha ini bapak Rendi  memulainya dengan membuat tas kain (seperti tas kenduri) dari bahan spunbond yang hanya bertahan 1 tahun saja. Kemudian beralih ke model tas yang berbentuk seperti anyaman biasanya disebut tas pandan, yang hanya bertahan sebentar. Setelah itu, pada tahun 2016 beralih ke tas yang terbuat dari kain rang-rang yang motif kainnya khas Dayak yang hanya bertahan 1 tahun. Pada saat itu bekerja sama dengan butik yang ada di kota Ponorogo dan di Slahung. Kemudian bapak Rendi dan ibu Sulastri membuat tas yang bahannya kain batik dari sisa-sisa butik yang bekerja sama dengan usaha ini. Usaha ini memiliki pelanggan kebanyakan di luar negeri. 
Susunan Personalia
Susunan personalia ini dapat digunakan untuk memberikan analisis jabatan perseorangan yang terlibat dalam suatu usaha. Untuk usaha tas “Shelifa Bag”susunan personalianya adalah sebagai berikut:


















Untuk karyawannya tidak dicantumkan namanya karena di perusahaan ini awalnya memiliki 2 karyawan tetapi saat ini karyawannya memutuskan untuk keluar karena pindah keluar kota dan saat ini masih dalam tahap pencarian karyawan tetap. Saat ini jika memang sangat banyak pesanan pemilik usaha memutuskan untuk mengambil karyawan atau tenaga kerja panggilan dengan ketentuan gaji per/jam saja.

Job Deskripsi
Pembagian tugas merupakan salah satu cara untuk mempermudah dan mengefektifkan suatu pekerjaan. Untuk pembagian tugas yang diterapkan dalam usaha ”Shelifa Bag” berdasarkan dengan susunan personalia yang ada adalah sebagai berikut:
Pemilik Usaha
Tugas yang dijalankan oleh pimpinan usaha ini diantaranya adalah melakukan pengarahan kepada karyawan dalam melakukan produksi, pengelolaan usaha.
Bagian Administrasi 
Tugas dari bagian administrasi ini adalah mengatur sistem keuangan  yang ada di “Shelifa Bag” ini berkaitan dengan pembelanjaan bahan, mengurusi pemasukan uang yang diterima dari pemesan, serta secara fleksibel bagian administrasi ini juga menjalankan bagian produksi.
Bagian Produksi
Tugas yang dijalankan bagian produksi ini adalah berkaitan dengan pembuatan produk berupa pembuatan tas menyesuikan apa yang dipesan oleh konsumen, baik dimulai dari persiapan bahan sampai finishing. Selain itu juga memberikan pengarahan kepada karyawan baru dan memberikan pembelajaran berkaitan produksi secara bertahap.
Karyawan
Tugas yang dijalankan oleh karyawan ini adalah membantu bagian produksi untuk pembuatan produk, serta untuk karyawan baru sebelum  menerima pelatihan khusus oleh pemilik usaha ataupun lainnya adalah membantu pekerjaan yang ringan berkaitan dengan pemotongan kain, pengeleman kain serta alasnya dan melipat kain yang sudah di beri lem  yang akan digunakan produksi dan lainnya.

Portofolio Usaha (Produk)
Bentuk produk yang disediakan oleh Shelifa Bag adalah tas. Penyediaan produk menyesuaikan dari permintaan konsumen. Untuk pilihan dari bahan tas, model tas, kualitas benang untuk menjahit, motif batik yang diinginkan. Semua bahan yang berhubungan dengan produk dapat dipesan oleh konsumen, sehingga konsumen dapat mempermudah dalam pemilihan produk yang akan dipesan. 

Mekanisme Produksi
“Shelifa Bag” ini adalah suatu bentuk usaha yang melayani pesanan dalam pembuatan tas. Untuk produksinya sendiri dapat dilakukan apabila terdapat suatu pesanan dari konsumen karena tas ini sistemnya bukan stock produk. Sebelum dilakukan pembuatan produk maka sebagai syarat kesungguhannya dan persetujuan konsumen dalam melakukan pemesanan hendaknya menyertakan uang muka atau Down Payment (DP) dan bisa juga dilakukan pembayaran secara tunai, kemudian pihak selifa bag baru melakukan produksi sesuai permintaan konsumen. Hal tersebut dilakukan terhadap konsumen yang baru melakukan pemesanan sekali atau disebut belum sebagai pelanggannya, sedangkan yang sudah menjadi pelanggan dari shelifa bag tidak perlu melakukan pembayaran secara uang muka tetapi bisa dilakukan pembayaran di akhir setelah produksi terselesaikan. 
Berikut ini salah satu proses produksi dari salah satu produk dari “Shelifa Bag” yaitu tas slempang untuk perempuan
Bahan-bahan : Kulit Sintetis, kain satin, benang jahit, kain furing, kancing magnet, resleting, ring jalang, spon ati, 
Alat-alat : Gunting, Lem kulit, Mesin Jahit datar,mesin seset, pisau seset, pensil untuk membuat pola, penggaris ukur, uncek, tang pelobang
Proses pembuatan:
Sebelum memulai proses pembuatan tas dari kulit tahapan pertamaadalah membuat desain. Desain yang dibuat ini akan menjadi acuandalam proses pengerjaan tas tersebut. Dalam membuat desain harusmeliputi dua proses yaitu seket dan gambar kerja.
Setelah desain dan gambar kerja siap, tahap selanjutnya adalahpersiapan dan penentuan bahan. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat tasseperti yang ada diatas.
Setelah persiapan dan penetuan bahan selesai maka langkah selanjutnya adalah membuat pola yang berfungsi sebagai pedoman alur yang akan dipotong. Dalam pembuatan pola sebaiknya ukurannya dilebihkan 1 cm agar tidak sulit saat proses pemotongan bahan dan perakitannya.
Selanjutnya proses pengerjaan yaitu memola dan memotong bahan. Dalam memola sebelumnya harus kita adakan ceking pada pola. Yang perlu diperhatikan dalam ceking pola adalah tanda jahitan, tanda kelebihan kulit, tanda perakitan, tanda pemasangan kancing, ring dan aksesoris lainnya, dan tanda berapa kali potong tiap komponen.
Setelah kulit dilipat dan menjaga pola lipatan kulit agar tidak menonjol, bagian yang akan dilipat dan dijahit haruslah diseset terlebih dahulu dengan mesin seset atau pisau seset.
Langkah selanjutnya adalah merakit. Pekerjaan merakit dikerjakan apabila bagian-bagian dari suatu bentuk barang kerajinan kulit telah selesai dikerjakan. Maka bagian dari bagian tersebut (barang yang diproses) digabungkan, dirakit sesuai dengan susunan bentuk dalam gambar kerja.
Setelah merakit bahan lalu bahan tersebut dijahit untuk memperkuat perakitan. Ini merupakan pekerjaan lanjutan dari pekerjaan menyeset, mengelem dan melipat. Pada proses jahit ini menggunakan mesin jahit.
Setelah proses diatas selesai maka langkah akhir adalah finishing.Finishing ini perlu untuk memeriksa dan meneliti kembali bagian bagian tas apakah jahitan sudah sempurna atau belum.

Strategi Pemasaran
Di dalam strategi pemasaran terdapat beberapa strategi pemasaran yang meliputi: strategi produk, strategi harga, strategi lokasi dan distribusi, serta strategi promosi. Yang pertama strategi produk, pihak perusahaan terlebih dahulu harus mendefinisikan, memilih, dan mendesain suatu produk disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen yang akan dilayaninya.Dalam strategi produk ini tempat usaha “Shelifa Bag” memiliki banyak sekali produk dengan harga yang sangat bervariasi sesuai bahan dan model tasnya.
Yang kedua yaitu strategi harga, penentuan harga menjadi sangat penting untuk diperhatikan, mengingat harga merupakan salah satu penyebab laku tidaknya produk yang ditawarkan. Untuk strategi ini tempat usaha “Shelifa Bag” menyediakan produk dengan berbagai variasi harga. Penetapan harga ini ditujukan kepada seluruh golongan baik untuk konsumen menegah ke atas maupun ke bawah, sehingga untuk semua golongan dapat menjangkaunya dengan kualitas yang terjaga serta rasa yang tidak kalah walaupun harganya terdapat perbedaan dengan yang lain.
Kegiatan pemasaran yang ketiga adalah strategi lokasi dan distribusi yang mana dalam strategi ini adalah penentuan lokasi dan distribusi untuk melakukan produksi. Penentuan lokasi dan distribusi beserta sarana dan prasarana pendukung menjadi sangat penting hal ini disebabkan agar konsumen mudah menjangkau lokasi yang ada dan mempermudah pendistribusian barang atau jasa.
Pada strategi yang ketiga ini usaha “Shelifa Bag” lokasi yang dipilih adalah strategis karena berdekatan dengan lokasi perumahan masyarakat. Untuk pesaingnya juga belum terlalu banyak yang berada didekat usaha ini tetapi terdapat pesaing yang banyak diarea Ponorogo. Dengan dilihat kedekatannya dengan lokasi tersebut dapat mempermudah dikenal oleh  masyarakat. Sarana dan prasarana yang ada pada usaha ini juga memadai diantaranya adalah berdekatan dengan jalan raya, listrik juga didapat dengan mudah, peralatan produksi tersedia di lokasi produksi.
Strategi pemasaran yang keempat adalah strategi promosi. Promosi merupakan kegiatan marketing mixyang terakhir.Dalam kegiatan ini setiap produsen berusaha untuk mempromosikan seluruh produk atau jasa yang dimilikinya langsung maupun tidak langsung. Tanpa promosi jangan diharapkan konsumen dapat mengenal produk atau jasa yang ditawarkan.Dalam promosi dapat dilakukan melalui lisan, ataupun media.
Pada usaha “Shelifa Bag” ini bermulanya promosi dilakukan dengan cara lisan yaitu dari mulut ke mulut. Konsumen yang telah mengetahui bagaimana kualitas  dari produk yang pernah diperoleh ketika melakukan pesanan di Shelifa Bag dimana menggunakan nama panjang ibu nya dan konsumen mendatangi tempat usaha ini untuk memesan suatu produk. Sehingga pemberian nama yang sama ini juga memberikan efek yang dapat digunakan sebagai salah satu strategi pemasarannya, konsumen pada akhirnya beranggapan bahwa usaha shelifa bag yang didirikan ibu sulastri ini sebagai cabang usaha yang dimiliki oleh ibu shelifa.
Selain itu, pemasarannya juga dilakukan melalui media sosial yang berupa facebook, instagram dan whatsapp, meskipun pengunggahan gambar yang dilakukan tidak rutin setiap hari melainkan melihat kondisi dan situasi yang memungkin untuk melakukan pengunggahan gambar.

Laporan Keuangan
Berkaitan dengan laporan keuangan, usaha “Shelifa Bag” ini tidak membuat laporan keuangan dikarenakan keterbatasan waktu dan lebih banyak tersita untuk proses produksi suatu produk.  Modal awal untuk pendirian usaha ini ±Rp 40.000.000. Sedangkan untuk modal produksinya adalah dengan memutar uang dari konsumen, sehingga ada uang dari konsumen tersebut yang dilakukan untuk pembelanjaanya. Namun dapat diketahui untuk keuntungan kotor yang diperoleh perbulan adalah ± Rp 8.000.000 s/d Rp 10.000.000 sedangkan untuk keuntungan bersih ± Rp 5.000.000 s/d Rp 6.000.000.
Berikut ini adalah salah satu contoh pesanan dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo:
Barang yang dipesan
Jumlah Pesanan
Harga per @
Jumlah

Slingbag Batik
45 buah
Rp 65.000
Rp 2.925.000

Handbag Batik
55 buah 
Rp 70.000
Rp 3.850.000

Tas Ransel Batik
40 buah
Rp 80.000
Rp 3.200.000

Handbag Batik
40 buah
Rp 70.000
Rp 2.800.000

Handbag Batik
60 buah
Rp 70.000
Rp 4.200.000

Slingbag Batik
25 buah
Rp 65.000
Rp 1.625,000

TOTAL


Rp. 18.600.000

























BAB III
ANALISIS USAHA
Analisis Kelayakan Bisnis
Secara umum, prioritas aspek-aspek yang perlu dilakukan dalam studi kelayakan bisnis sebagai berikut:
Aspek Hukum
Tujuan dari aspek hukum adalah untuk meneliti keabsahan, kesempurnaan, dan keaslian dari dokumen-dokumen  yang dimiliki.Selain itu dalam aspek hukum dapat mengetahui dalam bentuk apa badan hukum usaha tersebut tergolong. Jenis –jenis badan hukum usaha terdiri dariperseorangan, firma, Perseroan Terbatas, perseroan komanditer, perusahaan negara, perusahaan daerah, yayasan dan koperasi. Keabsahan dan kesempurnaan dokumen dapat diperoleh dari pihak-pihak yang menerbitkan atau mengeluarkan dokumen tersebut.
Bentuk badan hukum dari “Shelifa Bag” ini adalah usaha perseorangan di mana perusahaan tersebut hanya dimiliki oleh perseorangan saja. Perusahaan perorangan adalah perusahaan swasta yang didirikan dan dimiliki oleh pengusaha perseorangan. Pendirian perusahaan perseorangan tidak diatur dalam KUHD (Kitab Undang-undang Hukum Dagang). Pendirian perusahaan tidak memerlukan perjanjian karena hanya didirikan oleh satu orang pengusaha saja. Sehingga dalam mendirikan perusahaan tersebut sangat sederhana dan tidak memerlukan persyaratan khusus sebagaimana bentuk badan hukum lainnya. Maka dari itu, usaha ini tidak terdapat surat izin usaha. Namun, untuk saat ini dokumen surat usaha tersebut sudah dimiliki oleh Sehelifa Bag sejak pertengan tahun 2016.
Aspek Pasar dan Pemasaran
Aspek pasar dan pemasaran adalah aspek yang digunakan untuk menilai seberapa besar potensi pasar yang diinginkan atau tidak atau seberapa besar potensi pasar terhadap produk yang ditawarkan dan seberapa besar market share yang dikuasai oleh para pesaing dewasa ini. Sebelum memutuskan untuk mendirikan usaha shelif bag ini pemilik sudah turut serta dalam menjalakan usaha shelifa bag yang dijalankan oleh ibunya sendiri. Beliau melihat bahwa peluang usaha shelifa bag yang dijalankan ibunya sangat tinggi terbukti dari pesanan pelanggan yang terbilang tinggi. 
Dari situlah pemilik usaha shelifa bag ini lalu memutuskan untuk membuka usaha shleifa bag sendiri di tempat yang berdekatan dengan tempat tinggal ibunya dan pemilik tetap mencantumkan nama ibunya dengan alasan agar cepat dikenal pelanggan karena dianggap bahwa itu cabang dari usaha ibunya. Awalnya pemilik shelifa bag ini masih menggunakan pembuatan  yang sama dengan ibunya tetapi seiring dengan kemajuan zaman dan banyaknya variasi model dan bahan yang bermunculan maka pemilik usaha memutuskan untuk menambah inovasi produknya dari ilmu yang di dapat saat mengikuti berbagai pelatihan dan workshop. Selain hal tersebut untuk menarik konsumen pemilik melakukan promosi produknya lewat akun facebook, instagram dan whatsapp dengan mengupload beragam variasi produknya.
Dari strategi pemasaran yang sedemikian rupa terbukti bahwa usaha shelifa ini sangat diminati masyarakat. Peluang usaha di bidang shelifa tersebut memang menjanjikan untuk dijalankan karena banyaknya masyarakat yang membutuhkan jasa shelifa bag tersebut. Usaha shelifa bag ini  pun semakin hari semakin dikenal masyarakat dan tentunya semakin bertambah jumlah pelanggannya.
Dengan banyaknya masyarakat yang membutuhkan jasa shelifa bag maka pemilik usaha hendaknya lebih banyak memiliki kreasi produk yang baru juga menarik, serta mampu mengikuti perkembangan sehingga agar dapat tetap bersaing secara terus seiring banyaknya model dan bahan yang mulai bermunculan dan keinginan konsumen yang bermacam-macam.
Aspek Keuangan
Penelitian dalam aspek ini dilakukan untuk menilai biaya-biaya apa saja yang akan dikeluarkan dan seberapa besar biaya-biaya yang akan dikeluarkan, kemudian menilai seberapa besar pendapatan yang akan diterima jika proyek dijalankan. Dalam aspek keuangan terdiri dari beberapa komponen yaitu kebutuhan dana, sumber dana, proyeksi laba rugi dan juga proyeksi aliran kas.
Modal awal untuk pendirian usaha ini ± Rp40.000.000 Untuk modal produksinya adalah dengan memutar uang dari konsumen, sehingga ada uang dari konsumen tersebut yang dilakukan untuk pembelanjaanya. Namun dapat diketahui  untuk keuntungan kotor yang diperoleh perbulan adalah ±Rp 8.000.000 s/d Rp 10.000.000 sedangkan untuk keuntungan bersih ± Rp 5.000.000 s/d Rp 6.000.000. Dari keuntungan yang diperoleh yang cukup besar ini maka usaha ini layak untuk dijalankan
Dari segi pengelolaan uangnya sebenarnya perusahaan ini belum cukup baik karena pemilik usaha tidak membuat laporan keuangan untuk mengetahui arus keluar masuknya uang pemilik hanya membuat catatatan sederhana saja. 
Untuk mengetahui arus masuk keluarnya uang secara mudah, sebaiknya pemilik usaha membuat suatu laporan secara rinci.Sehingga dapat diketahui secara jelas seberapa kerugian yang dialami dan seberapa besar laba yang diperoleh tiap produksi.
Aspek Teknis dan Operasi
Dalam aspek ini yang akan diteliti adalah mengenai lokasi usaha, layout, mesin, dan peralatan. Tujuan dari aspek ini adalah agar perusahan dapat menentukan lokasi yang tepat, agar perusahaan dapat menentukan layout yang sesuai dengan proses produksi yang dipilih, agar peusahaan bisa menentukan teknologi yang paling tepat dalam menjalankan produksinya.
Pemilik shelifa bag ini menentukan lokasi berdasarkan mudah dijangkau masyarakat perumahan dan merupakan rumah pribadinya. Hal tersebut dimaksudkan selain menghemat modal pendirian perusahaan juga agar cepat dikenali masyarakat karena lokasinya yang strategis.
Untuk layoutnya usaha shelifa bag ini berada di depan sedangkan rumah pemiliknya dibelakangnya. Area depan sendiri halaman parkir untuk pembeli kemudian ruangan untuk menjajakan hasil olahannya sekaligus tempat menerima pelanggan yang akan melakukan pesanan. Dan di ruangan yang sama untuk peralatan atau mesin yang digunakan untuk pembuatan tas.
Aspek Manajemen dan Organisasi
Yang dinilai dalam aspek ini adalah para pengelola usaha dan struktur organisasi yang ada. Karena walaupun suatu usaha telah dinyatakan layak untuk dilaksanakan tanpa didukung dengan manajemen dan organisasi yang baik, bukan tidak mungkin akan mengalami kegagalan. Dalam suatu organisasi terdapat beberapa bentuk organisasi di antaranya yaitu organisasi garis atau lini,organisasi lini dan staf, organisasi fungsional, organisasi lini, staf dan fugsional, serta T form organisasi
Untuk struktur organisasi di “Shelifa Bag” adalah sebagai berikut:









Struktur organisasi usaha “Shelifa Bag” sama dengan yang berada pada susunan personalia di awal. Bahwa organisasi perusahaan ini masih standart yaitu hanya ada pemilik, bagian administrasi, bagian produksi yang dijalankan oleh pemilik dan istrinya, serta karyawan. 
Sedangkan untuk pengelolaan usahanya perusahaan ini pemilik memproduksi sendiri dibantu istrinya yang sudah profesional dalam menjalankan dan memproduksi berbagai produknya karena ilmu yang didapat dari ibu serta pelatihan dan workshop. Untuk keuangannya sudah di atur oleh istri pemilik dan untuk produksi juga dibantu oleh dua karyawan dengan diberi pengarahan terlebih dahulu. 
Untuk bentuk organisasinya adalah termasuk dalam organisasi garis karena bercirikan jumlah karyawan sedikit, puncak pimpinan adalah pemilik usaha, struktur organisasi  masih sederhana,hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung melalui suatu garis wewenang.
Dilihat dari struktur organisasi bahwa hanya terdapat dua karyawan saja maka hendaknya “Shelifa Bag” menambah jumlah karyawan yang ada untuk mempercepat proses produksi  untuk mengejar target yang telah disepakati antara konsumen dan produsen. 
Aspek Ekonomi Sosial
Penelitian dalam aspek ekonomi dan sosial yang perlu di telaah apakah jika usaha atau proyek dijalankan akan memberikan manfaat secara ekonomi dan sosial kepada berbagai pihak atau sebaliknya. Pengaruh terutama ekonomi secara luas serta dampak sosialnya terhadap masyarakat secara keseluruhan.
Dampak yang ditimbulkan dengan adanya usaha shelifa bag ini adalah tentunya menambah penghasilan, tersedianya produk yang ada dalam suatu masyarakat sehingga dapat dengan mudah untuk memenuhi kebutuhnnya. Selain itu mengurangi pengangguran karena usaha ini membutuhkan karyawan.
Dengan adanya dampak yang ditimbulkan salah satunya mengurangi pengangguran, maka hendaknya ketika memerlukan karyawan, pemilik usaha memberikan informasi yang jelas melalui media sosial ataupun media lainnya karena dapat memberikan suatu pekerjaan bagi orang yang berminat untuk bekerja diusaha tersebut.
Aspek AMDAL
Merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini, karena setiap proyek yang dijalankan akan sangat besar dampaknya terhadap lingkungan disekitarnya, baik terhadap darat, air, dan udara, yang pada akhirnya akan berdampak terhadap kehidupan manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan yang ada disekitarnya. Pengutamaan telaah AMDAL secara khusus meliputi dampak lingkungan disekitarnya, baik di dalam usaha maupun di luar usaha yang dijalankan
Usaha “Shelifa Bag” ini dalam pengelolaan limbah hasil produksi, sebelum dilakukan pembuangan ke TPS telah disediakan tempat sampah kecil sementara yang berada didekat tempat produksi sehingga limbah tidak tercecer dan mengganggu aktivitas dalam produksi.
Usaha shelifa bag ini sebenarnya tidak menganggu masyarakat sekitar justru masyarakat terbantu dengan adanya usaha ini. Akan tetapi, karena menimbulkan limbah rumah tangga dari hasil produksi maka hendaknya pemilik usaha jangan sekali-sekali membuang sampah sembarangan tetapi tetaplah membuangnya ke TPS yang telah disediakan.
Analisis SWOT
Analisis SWOT merupakan instrument perencanaan strategis yang klasik. Dalam menggunakan kerangka kerja kekuatan, kelemahan dan ancaman, instrument ini memberikan cara sederhana untuk memperkirakan cara terbaik untuk melaksanakan sebuah strategi. Analisis SWOT ini membantu para perencana terkait apa saja yang bisa dicapai, dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan. Berikut ini merupakan analisis SWOT dari “Shelifa Bag”:


Strength (kekuatan)
Strength (kekuatan) adalah kondisi internal yang mendorong keberhasilan maeraih posisi unggul dalam menghadapi persaingan. Usaha ini memiliki berbagai macam varian produk yang sangat beragam. Usaha ini sudah mempunyai nama di benak masyarakat karenaharga yang relatif terjangkau, serta pelayanan yang ramah. Shelifa bag ini memproduksi sendiri produknya sehingga jika ada pelanggan yang membatalkan pesanan maka tidak akan ada kerugian karena barang akan di produksi jika memang sudah benar-benar terjadi kesepakatan. Selain itu keunggulan dari Shelifa bag ini adalah waktu penyelasaian tas yang tepat waktu sesuai dengan pesanan.
Weakness (kelemahan)
Weakness (kelemahan)adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dalam perusahaan atau organisasi yang bisa memberikan pengaruh negatif pada saat ini ataupun di masa yang akan datang. Kelemahan dari shelifa bag ini yaitu pada laporan keuangan yang kurang terperinci karena tidak membuat laporan keuangan sehingga dapat menyebabkan kerugian jika tidak diestimasi yang benar-benar akurat. Pada saat proses produksi juga jika lalai maka bisa menyebabkan produk gagal seperti jahitan ada yang ketinggalan, pemasangan resleting yang kurang rapi. Serta jika ada pelanggan yang memesan pesanan yang diterima sudah banyak maka pelanggan tersebut ditolak hal tersebut bisa menyebabkan pelanggan kecewa.
Opportunity (peluang)
Opportunity (peluang)merupakan situasi atau kondisi yang merupakan peluang atau kesempatan di luar perusahaan atau organisasi yang bisa memberikan peluang untuk berkembang di kemudian hari. Usaha shelifa bag ini memiliki peluang yang sangat tinggi terbukti pada saat ini kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negerisangat tinggi. Selain itu, banyaknya acara masyarakat atau event-eventorganisasi, dan semakin sibuknya masyarakat yang bekerja maka minat akan memesan catering akan tinggi.
Treath (hambatan)
Treath (hambatan) merupakan ancaman-ancaman apa saja yang mungkin akan dihadapi oleh perusahaan atau organisasi yang bisa laju perkembangan dari perusahaan atau organisasi tersebut. Hambatan yang dihadapi shelifa bag ini biasanya ketika bahan kebutuhan produksi naik maka keuntungan pun akan menipis karena pemilik usaha tidak mungkin menaikkan harga jika harga naik maka pelanggan dikhawatirkan akan pindah ketempat lain hal ini sudah dikalkulasi oleh pemilik dengan mengambil keuntungan 10-15% dari harga produk. Satu lagi hambatan yang ada di shelifa bag ini yaitu banyaknya pesaing. Banyaknya pesaing tersebut mendorong pemilik untuk lebih kreatif dan inovatif lagi dalam memajukan produknya agar bisa bersaing dengan yang lain.












BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Usaha manufaktur Sheliffa Bag ini merupakan usaha jasa di bidangkerajinan tangan. Usaha ini sudah bisa dikatakan layak karena sudah memiliki surat izin usaha yang legal. Usaha ini juga memiliki tempat yang cukup strategis berada di perumahan sehingga dapat menarik masyarakat sekitarnya. Manajemen dalam perusahaan ini sudah tersusun dengan baik meskipun sebagian job dari usaha tersebut dikerjakan sendiri oleh pemiliknya.

SARAN
Diharapkan pemilik usaha shelifa bag lebih berinovasi dan kreatif lagi dalam produk-produk dan varian baru. 
Diharapkan pemilik usaha shelifa bag lebih gencar lagi dalam mempromosikan produk-produknya dan memberikan potongan harga dalam penjualannya. 
Diharapkan laporan keuangan pemilik usaha shelifa bag ini seharusnya juga membuat laporan keuangan agar mengetahui arus keluar masuk uang dan tentunya akan meminimaisir kerugian karena dapat mengestimasi biaya yang dikeluarkan ketika produksi dan harga yang harus ditawarkan dari budget yang dikeluarkan tersebut. 
Diharapkan dalam hal produksi pemilik juga secepatnya harus menambah karyawan untuk menggantikan karyawan yang keluar karena kalau pemilik terlalu sering menolak pelanggan karena sudah banyak pesanan yang diterima dan tenaga kerja kurang maka pelanggan tersebut lama-lama akan kecewa dan tidak akan kembali lagi atau hilangnya kepercayaan pelanggan.


LAMPIRAN

Foto Kegiatan
Tempat Pengguntingan Bahan Tas

Menggambar Pola Tas

Pengguntingan Puring Tas dan pengguntingan kain

Penjahitan Tas

Foto bersama pemilik usaha




Foto Produk

Promosi menggunakan media sosial Instagram
    






Promosi menggunakan sosial media Facebook
  
  


























Absen Harian 
ABSEN HARIAN PRAKTIKUM MANUFAKTUR I
DI SHELIFA BAG (24-30 September 2018)
NAMA
24
25
26
27
28
29
30

Agus Tarmo Kusumo
(
(
(
i
(
(
(

Sriyatin
(
(
(
(
(
(
(

Putri Maghfi
(
i
i
i
(
(
(

Nur Afriyanti
(
(
(
(
(
(
(

Ponorogo, 1 Oktober 2018
Pendamping Lapangan 

 Ahmad Rendi















Catatan Kegiatan Harian
KEGIATAN HARIAN PRAKTIKUM TAHAP 1
DI SHELIFA BAG

NO
HARI/TANGGAL
URAIAN KEGIATAN
PARAF 

1.
Senin, 24  September 2018
Mengelem alas tas
Menempel kain kulit pada lapisan tas
Melipas kain kulit ke alas tas


2.
Selasa, 25  September 2018
Mengelem alas tas
Menempel kain kulit pada lapisan tas
Melipas kain kulit ke alas tas


3.
Rabu , 26  September 2018
Memasang resleting tas
Merapikan tas yang sudah jadi
Menata tas yang sudah jadi


4.
Kamis, 27  September 2018
Memasang resleting tas
Merapikan tas yang sudah jadi
Menata tas yang sudah jadi


5.
Jum’at, 28 September 2018
Menggunting pola
Menggunting furing


6.
 Sabtu,  29  September 2018
Memasang resleting
Menggambar pola










NO
HARI/TANGGAL
URAIAN KEGIATAN
PARAF 

7.
Senin, 30 September 2018
Membuat pola tas
Menggunting pola yang sudah dibuat
Memberi lem pada alas dan kemudian melipat
Menempelkan kain pada alas tas
Memberi kain furing
Memasang resleting tas
Membuat tali tas
Finising : memasang kancing magnet




Ponorogo, 1 Oktober 2018
   Pendamping Lapangan 

   
  Ahmad Rendi

Comments

Popular posts from this blog

Life Hack Mudah Dan Bermanfaat, Wajib Kamu Coba

LIFE HACK SI BUNDA UNTUK SI KECIL Part 1

LIFE HACK SI BUNDA UNTUK SI KECIL Part 2